Potret Pembangunan Manusia di Pamekasan 2021

Ilustrasi Indeks Pembangunan Manusia di Kabupaten Pamekasan Tahun 2021

Pamekasan – Pembangunan manusia (human development) Kabupaten Pamekasan tahun 2021 masuk kategori kelompok menengah. Klasifikasi ini berdasarkan pada data Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2021 Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pamekasan 24 Desember 2021, Kamis (20/1/2022).

Berdasarkan data tersebut nilai skor IPM Pamekasan tahun 2021 sebesar 66,40. Dibandingkan dengan tahun 2020 IPM ini mengalami peningkatan sebesar 0,14 poin. Menurut data BPS Jawa Timur, IPM Pamekasan tahun 2020 (66,26) berada di peringkat 34 dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur.

Peningkatan IPM ini terjadi di semua dimensi IPM, yakni: (1) umur panjang dan hidup sehat (kesehatan), (2) pengetahuan (pendidikan), dan (3) standar hidup layak (ekonomi).

Nilai skor umur panjang dan hidup sehat, yang diukur dari dimensi Umur Harapan Hidup saat Lahir (UHH), tahun 2021 mencapai 67,67 tahun. Dibandingkan dengan tahun 2020 (67,58 tahun) UHH 2021 mengalami peningkatan sebesar 0,92 poin.

Nilai skor pengetahuan tahun 2021: Harapan Lama Sekolah (HLS) mencapai 13,65 tahun dan Rata-rata Lama Sekolah (RLS) mencapai 6,70 tahun. Dibandingkan dengan tahun 2020, HLS dan RLS 2021 masing-masing mengalami peningkatan sebesar 0,01 poin.

BACA JUGA:  WCD 2021, Ratusan Relawan Madura Lakukan Aksi Gotong Royong Pembersihan Pantai The Legend

Nilai skor Standar Hidup Layak, yang diukur dengan Pengeluaran Riil per Kapita (yang disesuaikan) tahun 2021 mencapai Rp8,8 juta per tahun. Dibandingkan dengan tahun 2020, Pengeluaran Riil per Kapita ini mengalami peningkatan sebesar Rp65,0 ribu per tahun.

Berdasarkan informasi tersebut, IPM Pamekasan tahun 2021 mengalami peningkatan positif. IPMnya dibandingkan dengan tahun 2020 mengalami peningkatan sebesar 0,21 persen.

Dibandingkan dengan tahun 2020, UHH Pamekasan 2021 mengalami peningkatan sebesar 0,13 persen, HLS sebesar 0,07 persen, RLS sebesar 0,15 persen, dan Pengeluaran Riil per Kapita 0,74 persen.

Meski data tersebut menunjukkan peningkatan, tapi peningkatannya masih tetap di kelompok yang sama, yakni kelompok menengah. Sehingga IPMnya tahun 2021 masih berada di kelompok menengah.

Untuk meningkatkan kualitas hidup manusia (IPM) Pamekasan ke kelompok atas, ke depan semua kalangan terkait kebijakan harus mampu menaikkan skor IPMnya minimal 3,60 poin atau 5,42 persen dari nilai skor IPM tahun 2021.

Tinggalkan Balasan