Waspada! Deretan Bencana Alam Akan Melanda Sumenep Hingga Awal 2022

Petugas kepolisian saat mendatangi lokasi rumah warga Ambunten Timur Sumenep yang ambruk dihantam gelombang ombak air laut. (Sumber Foto: Humas Polres)

Sumenep – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas III Kalianget, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur sebut sejumlah bencana alam akan terjadi hingga tahun 2022.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III Kalianget, Usman Kholid menuturkan bahwa sejumlah bencana diakibatkan dari fenomena La Nina di Indonesia termasuk di ujung pulau Madura. Ditambah lagi Sumenep masuk dalam musim penghujan.

“Fenomena Lanina ini berdampak pada peningkatan curah hujan yang tinggi dari 20 hingga 70 persen dari rata-rata hitungan dalam sebulan,” kata Usman saat dihubungi melalui sambungan selulernya, Kamis (9/12/21).

Menurutnya, tidak hanya curah hujan yang tinggi, melainkan bencana alam lainnya seperti tanah longsor, banjir bandang, banjir rob, dan lainnya itu sewaktu-waktu akan terjadi hingga awal tahun 2022.

“Mohon diwaspadai bencana lainnya yang disebabkan oleh Lanina. Karena puncak dari Lanina pada Januari hingga Februari tahun depan,” paparnya.

Selain fenomena Lanina yang terjadi di Sumenep, pihaknya juga mengungkapkan adanya awan cumulonimbus (Cb) yang juga berdampak pada kecepatan angin meningkat.

BACA JUGA:  Buntut Pencemaran, PC PMII Sumenep Audensi ke Mapolres

Disisi lain, Musim penghujan seperti sekarang ini, lanjut Usman, kecepatan angin meningkat kencang yang mempengaruhi ketinggian gelombang di laut Sumenep.

“Ciri-ciri awan Cb ini awannya luas, gelap, dan hitam. Ini juga perlu diwaspadai misalkan hujan deras yang disertai petir, terutama pihak terkait seperti petugas kapal laut,” jelasnya.

Usman mengaku akan selalu update terkait ketinggian gelombang kepada publik, terutama kepada sejumlah pihak yang ada di syahbandar.

“Untuk wilayah Sumenep, beberapa hari ke depan, memang ada potensi penurunan, misalkan sudah aman untuk kegiatan penyebarangan kita akan informasi kembali,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan