Benny K. Harman: Banyak Satgas Ujung-Ujungnya Masuk Laut

Madurapers
Anggota Komisi III DPR RI Benny K. Harman saat mengikuti Rapat Kerja Komisi III DPR RI di ruang rapat Komisi III, Nusantara II, DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (11/4/2023). Foto: Runi/nr (Sumber: DPR-RI, 2023).
Anggota Komisi III DPR RI Benny K. Harman saat mengikuti Rapat Kerja Komisi III DPR RI di ruang rapat Komisi III, Nusantara II, DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (11/4/2023). Foto: Runi/nr (Sumber: DPR-RI, 2023).

Dia lantas mempertanyakan keseriusan Menko Polhukam Mahfud MD., dan Menkeu Sri Mulyani menelusuri transaksi mencurigakan tersebut.

“Serius nggak Pak Mahfud, sungguh-sungguh enggak Ibu Menkeu? Kalau bisa Satgas independen saja. Saya alergi dengan satgas, banyak satgas ujung-ujungnya masuk laut semua,” canda Benny.

Selain itu, dia meminta kepada Komisi III DPR-RI mengajukan hak angket untuk menyelesaikan temuan transaksi mencurigakan yang terjadi di Kemenkeu-RI.

“Manakala tidak cukup, kami gunakan hak angket. Pengusulnya bisa komisi, anggota-anggota, lalu usulkan itu,” tegas Benny.

Sebelumnya, Mahfud MD., membentuk Tim Gabungan atau Satgas Khusus yang akan kembali menelusuri transaksi mencurigakan Rp349 triliun yang terjadi di Kemenkeu-RI.

Mahfud menuturkan, langkah awal dengan ada Satgas Khusus dimulai menelusuri kasus paling besar nilainya. Nilai paling besar dalam Rp349 triliun adalah transaksi Rp189 triliun terkait dugaan impor emas.