Diduga Menghalang-halangi Seorang Jurnalis, Pemilik Hotel di Sampang Akan Dituntut Secara Hukum

Madurapers
HOTEL
Bangunan Hotel Semilir di Jalan Syamsul Arifin, Kelurahan Polagan, Kecamatan/Kabupaten Sampang, Madura, Jawa timur.

Kemudian D menyangkal kalau persoalan dugaan penganiayaan yang sempat dilaporkan ke Kepolisian oleh korban itu adalah tindak pidana, tapi sebut dia adalah perdata.

“Oh, berarti saya yang salah, ya gak apa-apa pokoknya request saya ya Om jangan lupa, nanti aku kasih rokok Penamas kamu (Wartawan MaduraPost, red), kalau Surya kemahalan,” timpalnya.

Menurut keterangan Muhammad Munir, dirinya merasa sangat keberatan atas pernyataan yang dilontarkan oleh D yang mengaku Pemilik Hotel Semilir tersebut, bahkan M juga menganggap apa yang dilakukan oleh pihak Hotel adalah sebuah pelecehan terhadap profesi jurnalis.

“Saya sebagai seorang jurnalis merasa dilecehkan karena memang apa yang disampaikan oleh pemilik Hotel itu tidak ada hubungannya dengan apa yang ingin saya konfirmasi, saya sangat merasa keberatan,” terangnya.

“Kami dari pihak Madurapost akan menempuh jalur hukum terkait masalah ini,” tegasnya.

Sementara pemilik Hotel Semilir saat di konfirmasi tentang kebenaran informasi terkait pelecehan tersebut melalui WhatsApp mengatakan bahwasanya dirinya tidak mengetahui hal tersebut. “Saya gak tau,” balasnya.