Dirinya menegaskan, jika tidak ada perbaikan mulai dari RAB dan pengerjaan yang tidak becus tentang renovasi SDN Dumajah 4, maka ia tegas akan melaporkan ke Polda Jatim, atas dugaan korupsi dana renovasi SDN Dumajah 4 sebesar Rp 600 juta.
“Dugaan korupsi akan dibawa ke ranah hukum. Saya heran, kemana Konsultan perencanaan serta Pejabat Pembuat Komitmen, kok pengerjaan abal-abal seperti ini dibiarkan. Apakah ini sudah kongkalikong dengan pemilik CV,” tegas dia.
Dalam kasus ini, pelitikus PKS yang akrab disapa Ba Sawwir meminta pertanggungjawaban kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bangkalan atas ketidakbecusan pengerjaan renovasi di SDN Dumajah 4 yang sekarang masih berlangsung. Jika tetap, maka dirinya mengaku akan bertindak secara hukum yang berlaku.
“Tolong jangan dibuat enteng, ini anggaran negara perbaiki sebaik mungkin. Jangan mengedepankan hasil, kalau keadaan seperti itu berapa anggaran yang dikorupsi,” jelas dia dengan nada kecewa.
Renovasi yang bernilai ratusan juta itu, menurut Sawwir bukan anggaran yang sedikit jika dikerjakan dengan baik sesuai dengan aturan, ia meyakini anggaran itu bisa membuat sekolah baru tidak hanya bersifat ditambal sulam seperti yang terjadi di SDN Dumajah 4.
“Kalau hanya di tempel sama semin lalu bata hanya diganti tidak dibongkar seperti itu, saya rsa tidak perlu meminta kepada pemerintah cukup iyuran warga cukup. Ini jelas lo, anggarannya 600 juta masak pengerjaan seperti itu menghabiskan anggaran sebanyak itu,” pungkas Ba Sawwir sembari bertanya.
Sementara, Eni Farihatin, Kepala Sekolah SDN Dumajah 4 mengaku tidak tau menau soal keterlibatan anggaran dan pengerjaan renovasi yang dikerjakan di UPTD SDN Dumajah 4, Tanah Merah. Sebab, dirinya mengaku hanya mendapat pemberiatahuan bahwa dapat rehab.
“Mohon maaf saya tidak mengetahui terkait dengan besaran dana dan sebagainya. Saya hanya mendapatkan pemberitahuan bahwa dapat rehap (terima kuci),” terang Eni melalui pesan Whatsapp, Sabtu (31/08/2024), pukul 11.40 WIB.
Disinggung soal CV pengerjaan renovasi SDN Dumajah 4 Tanah Merah, Eni menyampaikan tidak tau CV apa yang mengerjakan itu.
“Saya tidak tau juga nama CV nya, kalau tidak salah dari Galis,” kata Kepala Sekolah SDN Dumajah 4, Eni dalam pesan singkatnya.
