Lebih lanjut, dirinya mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya masih melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kelancaran perjalanan mudik tersebut.
“Mengenai pemberlakuannya kita masih tunggu jadwal kapal, biasanya akhir bulan kita terima. Jadi kita tunggu jadwal kapal dari setiap perusahaan dulu,” tegasnya.
Pria yang akrab disapa Yayak itu menambahkan, bahwa program ini nantinya Pemkab Sumenep akan membelikan tiket kepada pihak kapal, sehingga masyarakat pulang ke kampung halaman tanpa dipungut biaya kapal (tiket gratis).
“Semoga, program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meringankan beban masyarakat dalam perjalanan mudik,” pungkasnya.
