Namun demikian, manusia diberi kelebihan dan kekurangan oleh Allah S.W.T.
Manusia diberi akal agar mampu berfikir, agar segala tindakannya tidak menimbulkan dosa. Meskipun manusia diberi fasilitas ampunan yang sangat besar dan kasih sayang oleh Allah S.W.T.
“Kita harus bersyukur karena Allah S.W.T., memberi kesempatan untuk mencari bekal di Bulan Ramadan,” tuturnya.
Maka, lanjut Ustadz Zainul, dengan saling mengingatkan hati manusia akan menjadi lembut, dijauhkan dari rasa riya atau sombing dan didekatkan dengan sifat sabar.
“Selama Ramadhan, sifat sabar ini harus kita gunakan, kita latih, karena orang sabar akan selalu bersama Allah,” ucapnya.(*)
