“Sepulang ke tanah air Indonesia usai pendidikan S2, kami bertujuh mendirikan Maritim Muda Nusantara, ada yang jadi pengurus, ada yang jadi pengawas. Maritim Muda Nusantara didirikan dengan visi terwujudnya Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia dengan pendekatan pembangunan berkelanjutan dan pemuda sebagai garda terdepan melalui penyiapan SDM kemaritiman, pengembangan IPTEK kemaritiman, dan penguatan budaya maritim,” jelas Kaisar. “Harapannya, Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia dapat terwujud pada tahun 2045,” lanjutnya.
Maritim Muda Nusantara di bawah kepemimpinannya selama hampir tiga tahun berdiri telah menghasilkan berbagai karya seperti Maritim Muda Hub, sebuah platform jejaring digital anak muda di bidang kemaritiman; Pakarlaut.id, platform database pakar kelautan nasional; Blue Economy Company Index (BECONNEX), sebuah instrumen/perangkat pemanduan dan penilaian perusahaan kemaritiman untuk menerapkan prinsip-prinsip ekonomi biru; Media Maritim Muda, sebuah media daring anak muda seputar kemaritiman; serta Maritim Muda Training Center, pusat pelatihan pemuda untuk meningkatkan kapasitas berwirausaha, berprofesi, memimpin organisasi, dan mengeksekusi program-program kemaritiman secara berkelanjutan dan berbasis penguasaan teknologi digital. Saat ini, Maritim Muda Nusantara telah memiliki 34 Organisasi Daerah tingkat provinsi, 46 Organisasi Cabang tingkat kabupaten/kota/kawasan, dan lebih dari 5000 anggota.
Kaisar berharap, hadirnya Maritim Muda di Indonesia akan semakin banyak pemuda yang menyadari jati diri Indonesia sebagai bangsa bahari dan negara maritim. Kaisar mengungkapkan, semoga makin banyak anak muda yang memiliki literasi maritim yang baik dan mampu memanfaatkan dan mengelola sumber daya maritim di daerahnya masing-masing secara optimal berbasis teknologi dan inovasi ekonomi biru yang pada akhirnya meningkatkan perekonomian negara, kesejahteraan rakyat, dan kesehatan laut Indonesia dalam rangka terwujudnya Indonesia Maju dan Poros Maritim Dunia pada tahun 2045.
“Penghargaan ini merupakan sebuah prestasi bersama Maritim Muda Nusantara, karya dan kontribusi anak muda maritim di seluruh Indonesia, hasil kerja tim antara Pengurus Pusat, Pengurus Daerah, Pengurus Cabang, dan anggota Maritim Muda. Kami akan terus berinovasi, berkarya, dan berkolaborasi membangun maritim negeri secara berkelanjutan menuju Indonesia Poros Maritim Dunia dengan fokus utama saat ini pada pengembangan ekonomi biru 4.0,” pungkasnya.
