Pakar Unair: Dua Keuntungan BSI jadi Bank BUMN

Madurapers
Imron Mawardi, pakar ekonomi syari'ah Unair dan Ketua MES Jatim (Sumber: Diskominfo Jatim, 2022).

Surabaya – Bank Mandiri Syariah, BRI Syariah, dan BNI Syariah sukses merger menjadi PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI), Rabu (23/3/2022).

Pasca merger kini BSI berencana akan mengubah status perseroan menjadi Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Menanggapi rencana tersebut, Imron Mawardi menilai aksi itu akan menjadi sinyal positif bagi perkembangan industri perbankan syari’ah di tanah air.

Menurut pakar ekonomi syari’ah Universitas Airlangga (UNAIR) itu, terdapat dua keuntungan jika BSI menjadi bank plat merah. Keuntungan pertama, yakni peningkatan modal.

Peningkatan modal BSI akan mendorong bank syari’ah terbesar di Indonesia ini menjadi bank buku empat.

Hal itu akan membuat bisnis BSI menjadi lebih efisien dan disinyalir akan mempermudah BSI untuk bersaing dengan bank konvensional.

“Selama ini (bank) syari’ah itu kan dianggap lebih mahal, padahal sebenernya kan (mahal) bukan karena faktor syariahnya, tapi adalah faktor size of business-nya. Bank syari’ah itu kecil-kecil, sehingga tidak efisien,” kata Dr. Imron.

Keuntungan lainnya, yakni dapat menghindari konflik kepentingan antar pemilik. Diketahui, sebagian besar proporsi saham BSI dimiliki oleh tiga bank konvensional.