Al-Qur’an menjelaskan pentingnya tidur sebagai bagian dari kehidupan manusia. Dalam Surah Al-Furqan (25: 47), Allah S.W.T., berfirman, “Dan Dialah yang menjadikan malam bagi kamu supaya kamu beristirahat di dalamnya dan siang sebagai tempat berusaha. Sesungguhnya dalam yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mendengarkan.”
Ayat ini menegaskan bahwa tidur adalah salah satu rahmat dari Allah S.W.T., yang diberikan kepada manusia untuk memulihkan energi dan menghadirkan kebahagiaan.
Ulama telah lama menyoroti hubungan antara ibadah, kesehatan, dan kualitas tidur. Sheikh Abdul Rahman bin Abdul Aziz Al-Sudais, Imam Besar Masjidil Haram di Makkah, menyampaikan bahwa Ramadhan adalah kesempatan untuk membersihkan tubuh dan jiwa, termasuk melalui pola tidur yang teratur. Beliau menekankan bahwa menjaga kualitas tidur selama bulan Ramadhan adalah bagian penting dari ibadah, karena membantu seseorang memperoleh manfaat maksimal dari puasa.
Menurut Imam Ghazali, seorang cendekiawan Islam terkenal, tidur yang cukup dan berkualitas merupakan salah satu langkah penting dalam perjalanan spiritual. Dalam karyanya yang terkenal, “Ihya Ulum al-Din” (Revival of the Religious Sciences), Imam Ghazali menegaskan bahwa tidur yang baik adalah kunci untuk memperkuat iman dan menjaga keseimbangan jiwa.
