Hikmah  

Tanda-tanda Manusia Disayang Allah

Ilustrasi Orang Lagi Merenung tentang Dirinya

Bangkalan – Allah S.W.T., sangat menyayangi manusia, tapi terkadang (banyak) manusialah yang tidak menyayangi dirinya sendiri dengan berperilaku tidak sesuai dengan perintah Allah S.W.T.

Dilansir dari kanal YouTube Nasehat Muslim di laman https://youtu.be/B4BCfVhrVXw ada tiga tanda manusia (orang) disayang Allah S.W.T. Ketiga tanda tersebut: (1) Allah memberikan cabaan, (2) Allah membuka hati hambanya (manusia) dan semakin kuat imannya, dan (3) Allah memberikan pemahaman terhadap agama Islam.

Jika Allah menyayangi seorang hamba-Nya (manusia), maka Allah menyegerakan balasan di dunia atas kesalahan/dosa seorang hamba-Nya agar kelak di akhirat hamba-Nya terlepas dari balasan-Nya.

Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Imam ath-Thabrani, Rasulullah bersabda, “Apabila Allah menginginkan kebaikan terhadap seseorang hamba-Nya, Allah mempercepat balasan dari kesalahannya di dunia, dan sebaliknya apabila Allah mengingatkan keburukan terhadap seseorang hamba-Nya, Allah tidak membalaskan perbuatannya yang bedosa di dunia sehingga ia membalas-Nya nanti pada hari kiamat.”

Jika Allah mencintai seorang hamba-Nya (manusia), maka Allah membukakan hati manusia dan semakin kuat iman-Nya. Manusia tersebut akan lebih berhati-hati dalam berperilaku sesuai dengan perintah Allah.

Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Abu As Sheikh dari Abu Dzar, Rasulullah bersabda, “Apabila Allah menghendaki kebaikan kepada seseorang hamba, niscaya Ia bukakan pintu hatinya dan mengisinya dengan keyakinan dan kepercayaan yang teguh, Ia jadikan hati hamba-Nya selalu waspada terhadap lila-liku kehidupan yang dijalaninya, Ia jadikan hatinya bersih dan lidahnya berkata benar dan perangainya lurus dan Ia jadikan teliganya mendengar dan matanya melihat yang baik-baik saja.”

BACA JUGA:  Keutamaan Shalat
BACA JUGA:  Jaga Mata Agar Tidak Celaka

Jika Allah mencintai seorang hamba-Nya (manusia) , maka Allah akan memberikan pemahaman kepada hamba-Nya terhadap agama Islam. Sehingga manusia tersebut bisa mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, Rasulullah bersabda, “Siapa yang Allah kehendaki kebaikan pada dirinya, pasti Allah menganugerahkannya pemahaman dalam agama.”

Al-Qur’an surat Al-Maa‘idah (Hidangan) ayat ke-3 Allah berfirman, “… Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan Kucukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku ridhai Islam itu menjadi agama bagimu ….”

Dengan demikian, orang Islam yang paham agama Islam tentu akan selalu tunduk dan patuh pada perintah Allah S.W.T., dan meninggalkan larangan-Nya.

Tinggalkan Balasan