Warga Tutup Paksa Akses Jalan Perumahan Randu Permai II Sumenep

Warga Desa Babbalan, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep saat menutup akses jalan perumahan Randu Permai II. (Sumber Foto: Fauzi)

Sumenep – Warga Desa Babbalan, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, gelar aksi menutup akses jalan perumahan Randu Permai II. Sabtu, (10/12/2021).

Aksi penutupan jalan tersebut digelar lantaran semenjak tahun 2017, pihak PT Randu Permai sebagai penanggung jawab dari pengembang perumahan dan Perusahaan Daerah (PD) Sumekar Sumenep belum melakukan pembangunan atau perbaikan jalan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah warga menutup jalan dengan menggunakan bambu untuk menghadang akses jalan tersebut. Bahkan warga juga menanam beberapa tanaman tepat ditengah jalan.

Sejumlah warga dalam aksi itu membawa sejumlah poster dengan tulisan, “Jalan ditutup Warga” dan “Jalan rusak PD Sumekar Bertanggung jawab”.

Penutupan akses jalan Perum Randu Permai II tersebut diketahui tidak hanya kali ini saja. Pada 2020 lalu warga juga sempat menutupnya, namun lantaran ada mediasi dan janji perbaikan dari pengembang serta penanggung jawab akhirnya dibuka.

Kepala Desa Babbalan, Mistur mengatakan aksi ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaan masyarakat Desa Babbalan kepada pihak PT Randu Permai yang sering kali hanya mengumbar janji untuk diperbaiki.

BACA JUGA:  Ini Profil Terduga Teroris yang Diringkus Densus 88 di Sumenep

“Ini bukan aksi pertama yang kami lakukan. Tapi, sempat pada 2020 lalu warga juga sempat menutupnya, namun lantaran ada mediasi dan janji perbaikan dari pengembang serta penanggung jawab akhirnya dibuka,” ujarnya, Sabtu, (10/12/2021).

Namun hingga di penghujung tahun 2021 belum kunjung ada perbaikan bdari pihaknya terkait. Atas dasar itu Mistur kemudian bersama-sama dengan masyarakat melakukan aksi yang keduakalinya.

“Kami sering kali menyampaikan keluhan warga kepada PD Sumekar, hanya saja pihak PD Sumekar selalu berdalih tidak punya kemampuan untuk memperbaiki jalan rusak ini,” jelasnya.

Menurutnya, PD Sumekar telah melakukan MoU dengan pihak kades Babbalan sebelum dirinya . Yang berisi tentang pertanggung jawaban atas perbaikan jalan yang dimaksud.

Bahkan, lanjut Mistur, jika dalam waktu dekat tidak ada tindakan dari sejumlah pihak yang bertanggung akan perbaikan jalan tersebut, dirinya akan menyampaikan kepada Achmad Fauzi selaku Bupati Sumenep. Karena tindakan yang dilakukan oleh PT Randu Permai ini tergolong bagian dari pelat merah.

“Jika belum ada tindakan kongkrit dari pihak PT, kita akan seret ke meja Bupati Sumenep,” tegasnya.

BACA JUGA:  DPRD Sumenep Ungkap DPKS Cacat Prosedur

Dikonfirmasi terpisah, Direktur Utama PD Sumekar, M. Riadi mengaku tidak tahu menahu persoalan perbaikan jalan menuju perumahan Randu Permai II.

Menurutnya, PD Sumekar sudah memasrahkan semuanya, mulai dari perbaikan jalan maupun kebutuhan lainnya kepada PT Randu.

“Ini banyak media menghubungi saya mas soal aksi penutupan jalan menuju perumahan Randu Permai II. Saya tegaskan tidak tahu masalahnya itu, coba saja ke PT Randu. Karena mereka sebagai pelaksanya,” pungkasnya.

Hingga pukul 19.30, sejumlah bambu yang tancapkan dan alat penghalang lainnya di jalan menuju perumahan Randu Permai II Desa Babbalan belum kunjung dicabut oleh warga.

Tinggalkan Balasan