230 Pejabat Dilantik, Bupati Sumenep Tekankan Profesionalitas

Proses pelantikan 230 (dua ratus tiga puluh) pejabat administrator dan pengawas di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Kecamatan. (Sumber Foto: Fauzi).

Sumenep – Awal tahun 2022, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur lakukan pergeseran jabatan sebanyak 230 (dua ratus tiga puluh) pejabat administrator dan pengawas di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Kecamatan, Senin (3/1/22).

Pelantikan dan pengambilan sumpah itu berlangsung pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemkab Sumenep itu berlangsung di gedung Korpri Jl. Dr. Cipto Sumenep.

Bupati Sumenep, Ahmad Fauzi mengatakan, pengangkatan pejabat dan mutasi di lingkungan Pemkab Sumenep itu tak lain sebagai bentuk penyegaran dan penyederhanaan birokrasi.

“Penyederhanaan birokrasi merupakan mandat Presiden yang merupakan eksekutor dan harus dilaksanakan oleh pemerintah daerah,” kata Fauzi dalam sambutannya, Senin (3/1/22).

Dirinya mengaku, Pemkab Sumenep telah memiliki langkah dalam penyegaran dan penyederhanaan birokrasi sesuai dengan Undang-Undang Kemendagri Nomor 90 tahun 2019 tentang Klasifikasi, Kodefikasi, dan nomenklatur perencanaan pembangunan daerah.

“Jika sebelumnya OPD di Sumenep ada 30, kini menjadi 24 organisasi perangkat daerah,” ungkapnya.

Pelantikan yang dilakukan saat ini, Pemkab Sumenep melalui tim penilaian kerja telah menyesuaikan komunikasi aparatur pemerintah daerah dengan tugasnya masing-masing.

BACA JUGA:  Akibat Tidak Sesuai Perizinan, Cafe Apoeng Ketha Resmi Ditutup

“Pergeseran jabatan itu dilakukan telah disesuaikan dengan kualifikasi aparatur pemerintah daerah di bidangnya masing-masing. Sehingga, diharapkan mampu menjalankan tugas jabatan sebaik-baiknya,” paparnya.

“Harus profesional, tidak melihat itu keluarga pejabat atau orang dekat Bupati, Wakil Bupati (Wabup) dan Sekretaris Daerah (Sekda). Tapi benar-benar menyesuaikan kemampuannya,” sambungnya.

Pihaknya juga meminta kepada para pejabat agar mempunyai komitmen tinggi, jujur dan loyal, dan yang terpenting, harus mengubah pemikirannya tidak ada OPD yang lebih strategis di antara perangkat daerah, karena semuanya sama-sama menunjang kemajuan Kabupaten Sumenep.

“Pegawai yang berkualitas tidak menumpuk di satu OPD, karena semua perangkat daerah memiliki tujuan yang sama yakni berjuang membangun daerah melalui berbagai inisiatif, inovasi dan kreativitas programnya,” tegasnya.

Dirinya berharap kepada 230 (dua ratus tiga puluh) yang dilantik, agar siap bertugas di manapun, bahkan siap berjuang untuk mendedikasikan terhadap negara.

“Yang paling penting adalah melayani masyarakat dengan baik,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan