Tokoh  

Abbas Ibn Firnas, Polymath Insinyur Penemu

Redaksi
Foto Ilustrasi Abbas Ibn Firnas (Sumber: Ajib, 2017)

Belajar dari pengalaman tersebut, dia kemudian mengkaji lebih dalam lagi kegagalannya dalam pendaratan terbangnya. Kajian ini termasuk bidang kajian avionik. Berdasarkan hasil kajiannya selama 12 tahun, dia kemudian bersekimpulan bahwa selain sayap, untuk terbang dibutuhkan ekor yang berfungsi sebagai kemudi untuk mengendalikan penerbangan.

Demonstrasi dan kajiannya Abbas Ibn Firnas tersebut menginspirasi banyak orang berusaha untuk terbang, termasuk Leonardo Da Vinci dan Wright bersaudara. Namun yang berhasil gemilang adalah Wright bersaudara.

Demonstrasi dan kajiannya Abbas Ibn Firnas tersebut memberikan kontribusi besar atas keberhasilan mesin terbang Wright bersaudara pada tahun 1903.

Selain usahanya untuk terbang, dia juga dikenal sebagai ilmuan yang memiliki banyak penemuan. Penemuan ini diantaranya adalah kaca bening, lensa, jam air, alat untuk memotong kristal batu, kajian astronomi dan perancang planetarium mekanis.

Di bidang lain, Abbas Ibn Firnas mengabdikan hidupnya untuk sains dan menulis banyak buku tentang matematika, fisika, astronomi, dan teknik. Karya ilmiahnya ini diajarkan di Universitas Al-Andalusia.

Prestasinya yang gemilang tersebut, membuat namanya menjadi nama bandara di Baghdad, Irak, nama jembatan di atas Sungai Guadalquivir di Cordova, Spanyol, dan negara Libya membuat perangko untuk menghormatinya.