Anggaran DBHCHT Tahun Ini Difokuskan Petani Tembakau dan Pekerja Pabrik Rokok

Madurapers
Keterangan Foto: Kepala Bagian (Kabag) Energi Sumber Daya Alam (ESDA) Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Mohammad Sahlan. (Sumber Foto: Istimewa).

Dengan adanya penurunan anggaran DBHCHT, dirinya mengaku akan memaksimalkan program prioritas, yang sasarannya tahun ini adalah para pelaku tembakau dan pekerja pabrik rokok.

“Untuk anggaran DBHCHT tahun ini akan kami fokuskan pada Petani Tembakau dan pekerja pabrik rokok,” katanya menegaskan.

Dari dana Rp40,9 miliar itu, lanjut Sahlan, rencana penggunaan anggaran terbagi menjadi tiga komponen, yaitu 50 persen untuk BLT, sebesar 25 persen untuk satgas pengawas dan pemberantas rokok ilegal, dan 25 persen untuk kesehatan.

“Besaran bantuannya nanti sesuai data penerima. Separuh dari pagu anggaran itu langsung dibagi jumlah penerima BLT,” pungkasnya.