Lebih lanjut, dr. Erliyati menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam mendukung pilar transformasi teknologi kesehatan yang menjadi fokus Kementerian Kesehatan. RSUD dr. H. Moh. Anwar menjadi salah satu institusi layanan kesehatan yang ikut membangun fondasi satu data kesehatan nasional yang akurat dan terintegrasi.
“Transformasi digital di bidang kesehatan bukan hanya soal sistem informasi, tetapi juga menyangkut efisiensi pelayanan, pengambilan keputusan medis yang lebih cepat, dan kesinambungan data antar fasilitas kesehatan,” jelasnya.
Keikutsertaan RSUD dr. H. Moh. Anwar dalam platform Satu Sehat juga turut mendukung lima pilar transformasi kesehatan lainnya: penguatan layanan primer, sistem rujukan yang efektif, ketahanan kesehatan nasional, sistem pembiayaan yang efisien, serta penguatan sumber daya manusia kesehatan.
