Dari Sumenep Menuju Nasional, Bupati Cup Jadi Panggung Pesilat Muda

Madurapers
Potret kegiatan Kejuaraan Pencak Silat Bupati Sumenep Cup 4 antarpelajar se-Kabupaten Sumenep tahun 2025.
Potret kegiatan Kejuaraan Pencak Silat Bupati Sumenep Cup 4 antarpelajar se-Kabupaten Sumenep tahun 2025. (Foto: Istimewa)

“Pencak silat harus terus berkembang di Sumenep. Selain sebagai olahraga prestasi, ia juga menjadi sarana menjaga warisan budaya yang telah diturunkan oleh para leluhur bangsa,” tambahnya.

Kejuaraan yang berlangsung selama dua hari, dari 18 hingga 19 Juli 2025 di GOR KONI Pangligur, diikuti sebanyak 274 atlet pelajar. Rinciannya, 116 atlet dari jenjang SD/MI, 95 dari SMP/MTs, dan 63 dari SMA/MA.

Selain medali dan piagam, para pesilat terbaik di masing-masing kategori juga berhak atas piala dan uang pembinaan. Sementara itu, gelar juara umum diraih oleh kontingen yang mengumpulkan medali emas terbanyak dari semua jenjang.

Wabup juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas, disiplin, dan rasa hormat antar pesilat selama pertandingan berlangsung. Menurutnya, prestasi akan lebih bermakna jika lahir dari kompetisi yang sehat dan berintegritas.

“Para pesilat bukan hanya menunjukkan teknik dan ketangkasan, tapi juga semangat sportivitas dan rasa saling menghargai. Itulah semangat sejati pencak silat,” pungkas Wabup Imam Hasyim.