“Kenapa gak bunuh diri Di bulan Ramadhan kan pahala digandakan.17 hari lagi. Gak sabar amat. Goblok aja teroris ini! Maka saya percaya teroris itu gak beragama. Saya mohon aparat gak usah lagi sebut mereka pakai bahasa arab. Jamaah, Anshar, dll. Plis sebut mereka teroris! Cukup!,” imbuhnya.
Kenapa gak bunuh diri Di bulan Ramadhan kan pahala digandakan.17 hari lagi. Gak sabar amat. Goblok aja teroris ini! Maka saya percaya teroris itu gak beragama. Saya mohon aparat gak usah lagi sebut mereka pakai bahasa arab. Jamaah, Anshar, dll. Plis sebut mereka teroris! Cukup!
— #AyoMoveOn2024 (@Fahrihamzah) March 28, 2021
Sementara di beranda yang berbeda, Muhammad Said Didu, mantan Sekretaris BUMN 2005-2010, mengecam keras atas terjadinya bom bunuh diri tersebut. Menurutnya Islam sangat tegas melarang menghilangkan nyawa dan merusak rumah ibadah agama manapun.
“Saya mengutuk keras aksi teror bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar.
Islam sangat tegas melarang menghilangkan nyawa orang dan merusak rumah ibadah agama apapun.
Berharap polisi mengungkap secara jelas pelaku dan jaringannya,” kecamnya.
https://twitter.com/msaid_didu/status/1376065258591121409?s=20
