Tata cara berdoa ada 4 (empat). Keempat tata cara tersebut adalah sebagai berikut: (1) menghadap kiblat, (2) membaca pujian (hamdalah), istighfar, dan shalawat, (3) dengan suara lembut dan rasa takut, dan (4) yakin akan dipenuhi oleh Allah S.W.T.
Ada 10 (sepuluh) waktu yang paling baik untuk berdoa. Kesepuluh waktu tersebut adalah sebagai berikut: (1) antara adzan dan iqamat, (2) menjelang waktu shalat dan sesudahnya, (3) waktu sepertiga malam yang terakhir, (4) sepanjang hari Jumat, (5) antara Dzuhur dan Ashar serta Ashar dan Maghrib, (6) ketika khatam membaca Al-Qur’an, (7) ketika turun hujan, (8) ketika melakukan tawaf, (9) ketika menghadapi musuh di medan perang, dan (10) dalam berdo’a sebaiknya diulang 3 (tiga) kali.
Tempat-tempat yang baik bagi kita untuk berdoa kepada Allah S.W.T., ada 6 (enam) tempat. Keenam tempat tersebut adalah sebagai berikut: (1) dilakukan di depan dan dalam ka’bah, (2) dilakukan di masjid Rasulullah s.a.w., (3) dilakukan di belakang makam Nabi Ibrahim a.s., (4) dilakukan di atas bukit Safa dan Marwah, (5) dilakukan di Arafah, Muzdalifah, Mina, dan di sisi jamarat yang tiga, dan (6) dilakukan di tempat-tempat yang mulia lainnya, seperti di masjid dan mushalla.
