Jasa Raharja Jamin Korban Kecelakaan di Traffic Light Muara Rapak Balikpapan

Dirut PT Jasa Raharja Rivan A Purwantono (Sumber Foto : Humas Jasa Raharja)

Jakarta – PT Jasa Raharja melalui keterangan tertulis kepada Madura Pers, Jumat (21/1/2022) menjamin seluruh korban kecelakaan lalu lintas yang terjadi di simpang perempatan traffic light Muara Rapak, Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (21/1/2022) pukul 06.30 WITA. Seluruh korban, baik yang mengalami luka-luka dan meninggal dunia, akan mendapat santunan.

Data sementara yang didapatkan dari Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Kaltim, menerangkan dalam kecelakaan yang diduga rem blong truk kontainer sehingga menabrak kendaraan roda empat dan sepeda motor ini, korban meninggal dunia sebanyak lima orang.

Empat orang mengalami luka berat dan beberapa diantaranya mengalami luka ringan. Para korban yang mengalami luka dan meninggal dunia sementara ini sudah dibawa ke RSU Khanujoso, RSU Beriman, dan RS Ibnu Sina.

Pihak Jasa Raharja langsung berkoordinasi dengan Ditlantas Polda Kaltim dan meninjau lokasi kejadian serta mendatangi rumah sakit rujukan untuk melakukan pendataan kepada seluruh korban yang akan mendapatkan jaminan santunan dari Jasa Raharja.

Bagi korban yang meninggal dunia Jasa Raharja menyatakan turut berduka cita yang mendalam.

BACA JUGA:  Deputi Bidkoor Kamtibmas Kemenko Polhukam Laksanakan Rakor terkait Pengungsi Etnis Rohingya

“Jasa Raharja sangat prihatin atas musibah ini. Petugas Jasa Raharja telah meninjau lokasi kecelakaan dan juga mengunjungi rumah sakit untuk mendata korban yang meninggal dunia dan yang tengah dalam perawatan.”

“Tidak perlu khawatir terkait biaya perawatan rumah sakit, karena Jasa Raharja sudah memberikan surat garansi kepada rumah sakit agar dapat merawat korban yang mengalami kecelakaan tersebut dengan baik,“ tegas Direktur Utama (Dirut) PT Jasa Raharja Rivan A Purwantono, melalui siaran persnya di Jakarta, Jumat (21/1/2022).

Menurut Rivan, panggilan karibnya, seluruh korban yang mengalami kecelakaan tersebut terjamin oleh Jasa Raharja sesuai UU Nomor 34 Tahun 1964. Hal ini lanjut Rivan merupakan bentuk implementasi program perlindungan dasar pemerintah terhadap warganya negara yang mengalami kecelakaan.

Sesuai UU tersebut, Jasa Raharja jelas Rivan memberikan santunan kecelakaan kepada setiap orang yang meninggal dunia atau cacat tetap akibat kecelakaan yang disebabkan oleh alat angkutan lalu lintas jalan, baik di darat, laut maupun udara.

Santunan tersebut papar Rivan berasal dari dana Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) yang dibayarkan masyarakat setiap tahun dan Iuran Wajib penumpang angkutan umum.

BACA JUGA:  H. Cucun Ahmad Syamsurijal: Kader PKB Harus Bekerja Ekstra Menangkan Gus Muhaimin di Pilpres 2024

Jenis kecelakaan yang dijamin oleh Jasa Raharja, urai Rivan adalah kecelakaan yang melibatkan dua atau lebih kendaraan bermotor, masyarakat yang tertabrak kendaraan bermotor dan kecelakaan penumpang pada angkutan umum.

Jasa Raharja ujar Rivan tidak memberikan pergantian kerugian materil pada kendaraan yang mengalami kecelakaan, kecelakaan tunggal kendaraan pribadi maupun kecelakaan yang disebabkan tindakan kriminal.

Menurut Rivan, para ahli waris korban yang meninggal dunia akan mendapat santunan sebesar Rp50 juta, sedangkan bagi korban yang mengalami luka-luka mendapat biaya perawatan melalui pihak rumah sakit maksimal sebesar Rp20 juta.

“Jasa Raharja tengah melakukan survei kepada ahli waris warga yang meninggal dunia setelah dilakukan pendataan identitas dari masing – masing warga yang mengalami kecelakaan tersebut,” janjinya.

Rivan memastikan, PT Jasa Raharja yang tergabung grup Holding Perasuransian dan Penjaminan (Indonesia Financial Group/IFG) senantiasa berkomitmen dalam memberikan pelayanan terbaik, mudah, cepat, dan tepat sebagai perwujudan negara hadir bagi warga negara yang mengalami kecelakaan alat angkutan umum dan warga negara yang mengalami kecelakaan lalulintas jalan.

BACA JUGA:  Apa Manfaatnya JHT Pekerja Cair di Usia 56 Tahun?

Tinggalkan Balasan