Jika nanti ada yang tidak melakukan pelunasan atau ada alasan lain, maka secara otomatis akan digantikan CJH cadangan berdasarkan nomor urut porsi.
“Artinya, misalkan yang lansia meminta pendamping dari keluarganya, itu tidak bisa. Semuanya disesuaikan dengan nomor porsi,” paparnya, Jumat (24/03/2023).
Untuk biaya pelunasan, lanjut Wasid, masih belum memastikan secara detail. Sebab, pihaknya mengaku masih menunggu Keputusan Presiden (Keppres).
“Sebelumnya sempat disampaikan terkait biaya haji tahun ini yang mencapai Rp90 juta lebih, terdiri dari PPIH dan hasil dana manfaat. Tapi kepastian berapa biaya Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) dan hasil dana manfaat itu masih menunggu Keppres,” ungkapnya.
Wasid mengimbau kepada Calon Jemaah Haji (CJH) di Kabupaten Sumenep agar mempersiapkan biaya pelunasan untuk keberangkatan haji 2023 ini.
“Kalau sudah ada ketetapan PPIH, silahkan langsung melakukan pelunasan bagi CJH yang masuk dalam porsi keberangkatan tahun ini. Kemudian vaksin 1 dan 2 tetap menjadi prasyarat bagi CJH untuk melaksanakan keberangkatan haji 2023,” pungkasnya. (*)
