Miris! Pelaku Begal Tewas Ditembak Mati Saat Hendak Melawan Polisi, Begini Kronologinya

Hubungan Masyarakat Humas Kepolisian Resort (Humas Polres) Sumenep, AKP Widiarti Sutioningtyas. Saat diwawancarai oleh sejumlah awak Media. (Sumber Foto: Fauzi)

Sumenep – Miris! pelaku begal yang hendak merampas motor seorang perempuan tewas  ditembak mati saat menyerang pihak kepolisian dengan senjata tajam (Sajam), tepat nya di depan Toko Sakina Perumahan Bumi Sumekar, Desa Kolor, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Minggu (13/3/2021) kemaren.

Atas peristiwa tersebut, masyarakat Sumenep dihebohkan dengan sebuah video penembakan yang ramai di berbagai Media Sosial (Medsos) khususnya di aplikasi WhatsApp (WA) dan Facebook (FB).

Berdasarkan video yang telah diterima oleh jurnalis madurapers.com, video berdurasi 26 detik itu terjadi di Jalan Adirasa Kolor Sumenep, tepatnya di sebelah utara kantor stasiun TV Madura Channel.

Sementara itu, Hubungan Masyarakat Humas Kepolisian Resort (Humas Polres) Sumenep, AKP Widiarti Sutioningtyas saat dikonfirmasi media ini membenarkan soal video viral yang menyebar di berbagai media sosial.

Menurutnya, pria yang berada dalam video tersebut berinisial H (24 tahun) yang merupakan warga Desa Gadu Timur, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

“Dalam video yang memperlihatkan penembakan seorang pria bersenjata tajam itu, penembakan tersebut dilakukan oleh tim Reserse Mobile (Resmob) Polres Sumenep untuk melumpuhkan pria tersebut,” kata Widi menjelaskan, Senin (14/3/2022).

BACA JUGA:  Alami Kecelakan Tunggal, Pria Tanpa Identitas Meninggal di RSD Ketapang

Mantan Kapolsek Kota itu, menggunakan kronologi kejadian, berawal dari tindakan H., yang hendak merampas sepeda motor milik seorang perempuan dengan mengacungkan senjata tajam berjenis clurit.

Kejadian itu terjadi di depan toko swalayan Sakinah, Jalan Raya Adirasa, Desa Kolor, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, pada Minggu sore, sekitar pukul 16.30 WIB.

“Mendengar itu dari masyarakat, tim Resmob langsung meluncur ke Tempat Kejadian Perkara (TKP),” ungkapnya.

Setibanya di TKP, lanjut Widi, tim Resmob Polres Sumenep sudah memberikan tembakan peringatan agar H menyerahkan diri. Namun, peringatan itu tidak diindahkan olehnya dan malah mengacungkan celuritnya kepada petugas.

“Setelah tembakan peringatan tidak diindahkan, akhirnya petugas memberikan tindakan terukur dan berhasil melumpuhkan pelaku,” paparnya.

“Beruntung perempuan yang menjadi korban pada saat itu belum sempat dilukai oleh H,” sambungnya.

Atas kejadian tersebut, dirinya menjelaskan bahwa H menghembuskan nafas terakhir di perjalanan saat hendak dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep.

“Akibat dari kejadian tersebut, H menghempaskan nafas terakhir di rumah sakit Moh Anwar,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Mancing di Dermaga, Pria Asal Gayam Sumenep Ditemukan Tewas

Tinggalkan Balasan