Ia mengklaim bahwa langkah-langkah tersebut telah diambil rakyat Indonesia sejak awal untuk memastikan keberlanjutan perubahan positif. “Republik ini sedang berada di persimpangan jalan dan kita konsisten untuk menjaga demokrasi, konsisten menjaga negara hukum, konsisten menjaga negeri ini jauh dari praktik fedalisme, nepotisme yang memang sudah kita hapus sejak awal,” ujarnya.
Sinergis dengan konsepnya untuk merestorasi 40 kota di Indonesia, Anies menyoroti Bandung sebagai kota yang menjadi tempat berkumpulnya talenta-talenta kreatif. Ia menyatakan komitmennya untuk mendorong industri kreatif dan kegiatan kebudayaan di Kota Bandung.
“Bandung sebagai kota berkumpulnya talenta-talenta yang penuh kreativitas akan kita dorong industri kreatif dan kegiatan kebudayaannya, sehingga soft power Indonesia hingga akan semakin dihargai hingga ke kancah global,” pungkasnya.
Unggahan Anies tersebut merefleksikan keadaan kampanye akbar yang berlansung di Lapangan Tegallega, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Minggu (28/1/2024). Hadir dalam kampanye tersebut, sejumlah tokoh besar pendukung AMIN (Anies-Muhaimin), seperti Jusuf Kalla, mantan Wakil Presiden ke-10 dan 12, dan Surya Paloh, Ketua Umum Partai NasDem (Nasional Demokrat).
