Budaya  

Pendongeng Nasional Kak Avan Meriahkan Penutupan MPLS SDN Romben Rana

Madurapers
Kak Avan dan Boneka KIA saat memeriahkan penutupan MPLS SDN Romben Rana. (Sumber Foto: Fauzi). 

Rahman, yang juga alumni SDN Romben Rana, menambahkan bahwa kegiatan MPLS bukan sekadar pengisi waktu, tetapi merupakan bentuk pelayanan dan kesungguhan warga sekolah dalam menyambut siswa baru agar mereka merasa betah dan nyaman.

“Antusiasme dan kebahagiaan siswa merupakan hal yang utama, sebagai bentuk penghargaan dan kesungguhan kita menyambut mereka di sekolah ini,” tegasnya.

MPLS di sekolah ini sedikit berbeda dari sekolah lainnya. Yang membuat banyak orang kagum adalah pada hari keempat, kegiatan MPLS diisi oleh orang tua atau wali murid sendiri dengan mengenalkan kearifan lokal melalui pembuatan anyaman ketupat dari daun kelapa.

“Kegiatan MPLS di sekolah ini sangat seru karena orang tua wali siswa juga dilibatkan,” tambah Tomi Kristiyanto, salah satu guru teladan SDN Romben Rana.

Ia juga menyebutkan bahwa bukan hanya murid yang belajar membuat ketupat, tetapi juga para guru ikut tertarik belajar.

“Yang membedakan di kegiatan ini, guru juga ikut nimbrung belajar membuat ketupat ke wali siswa, ini kan momen yang langka,” pungkasnya.