Sementara, Kiai Bahauddin Nursalim (Gus Baha) mengatakan bahwa dukungan yang diberikan ini merupakan dorongan dari diri sendiri, sebagai wujud kesadaran akan pentingnya partai islam dalam mendominasi kontestasi politik di Indonesia.
“ini merupakan ikhtiar politik kami (kiai muda), untuk senantiasa melestarikan partai islam PPP, agar terwujudnya negara yang baldatun Thoyyibatun Warabbun Ghafur”. Tutur Gus Baha
Wakil sekertaris bidang Penataan organisasi Syaiful ulin Nuha menyebut pemilu 2024 akan terasa ringan apabila kiyai, santri lebih memiliki peran yang “Strategis” di dunia politik khusunya di PPP.
“Kita punya target di Kudus PPP punya 1 Fraksi di DPRD sebab itu demi tercapainya 1 fraksi kita harus mensolidkan dan merakat diri dalam Ukhuwah Islamiyah,” pungkas dia.
Adapun sejumlah tokoh kiai muda yang hadir dalam kegiatan tersebut antara lain, Kiai Habib Abdu’i, Kiai Zainuddin, Kiai Bahauddin, Gus Afifuddin, Gus Minan dan kiai muda lainnya. (*)
