Menurutnya investasi yang baru itu berapa nilai investasinya, harusnya semuanya digerakkan. Selanjutnya kata Prof. Hadi harus sesuai dengan kementeriannya.
“Ngapain sih polisi melok-melok (artinya kenapa Polisi ikut-ikut, Red). Bukan polisi tidak tahu, apa yang diomongkan pak Sigit (maksudnya Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, red.) itu betul. Tapi ngapain sih polisi itu, kira-kira begitu,” sentilnya dengan logat Surabaya yang kental.
Menutup perbincangan, Prof Tjipto sepakat dengan kebijakan Presiden Jokowi untuk mengawal investasi. “Cuma yang tidak tepat yaitu ngapain beliau (maksudnya menugasi Kapolri, red.),” pungkasnya.
