Tim juga mengecek kondisi marka jalan dan juga drainase agar tidak ada genangan saat hujan,” kata Apri.
BBPJN Jawa Timur-Bali, juga menyiapkan Posko Lebaran dan alat berat untuk tanggap darurat diberbagai titik jalan nasional.
“Untuk posko lebaran di jalan nasional ditargetkan sudah berdiri H-10 dan alat berat disiagakan di lokasi rawan longsor seperti di Trenggalek dan di daerah Gumitir.
Total di Jawa Timur ada 27 posko dan Disaster Relief Unit tersebar di 9 lokasi. Sementara di Bali ada 7 posko lebaran dan 2 lokasi DRU,” katanya.
Apri menambahkan bahwa pihak BBPJN juga sudah berkoordinasi dengan pihak Korlantas dan Dinas Perhubungan di daerah terkait pelaksanaan jalur lebaran di wilayah kerjanya.
“Harapan saya mudik lebaran tahun ini dapat berjalan lancar dan aman,”pungkasnya. (*)
