Karena tidak terima atas tindakan semena-mena Rega, keluarga korban langsung mendatangi Mapolsek Manding untuk melaporkan tidak pidana penganiayaan itu.
“Kemarin sore sampai sekitar pukul 9 malam, kami bersama ratusan warga langsung melapor ke Polsek,” ungkapnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Manding, Iptu Nurholis, enggan berkomentar terkait adanya penganiayaan tersebut.
Kepada media ini, pihaknya meminta untuk mengkonfirmasi langsung ke Humas Polres Sumenep.
“Laporan sudah kami terima, untuk jelasnya langsung ke Humas Polres saja lah, saya tidak bisa banyak menyampaikan, biar satu pintu,” sebutnya.
Ditanya identitas terduga pelaku adalah anak dari salah satu anggota polisi, pihaknya enggan menanggapi pertanyaan pewarta.
“Sampean ke Polres saja lah mas,” kelitnya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, membenarkan bahwa terduga pelaku merupakan anak salah satu anggota polisi yang pernah bertugas di wilayah hukum Manding.
“Iya, benar,” kata mantan Kapolsek Kota Sumenep itu dengan singkat.
Lebih lanjut, dirinya mengungkapkan bahwa guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku kini diamankan oleh pihak polres Sumenep untuk dilakukan pemeriksaan.
“Pelaku saat ini kami amankan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tandasnya.
