Bupati Sumenep Tinjau Pilkades Serentak di Wilayah Kecamatan Daratan

Bupati Sumenep bersama rombongan saat tinjau langsung pelaksanaan Pilkades di Desa Sera Barat, Kecamatan Bluto. (Sumber Foto: Fauzi)

Sumenep – Saat Bupati bersama rombongan tinjau pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2021 di sejumlah wilayah Kecamatan daratan. Lokasi yang di tinjau antara lain, Desa Jambu, Kecamatan Lenteng, Sera Barat, Kecamatan Bluto, Desa Juluk Kecamatan Saronggi, Desa Marengan Daya, Kecamatan Kota, dan Desa Kertasada, Kecamatan Kalianget, Sumenep, Madura. Kamis (25/11/21).

Turut ikut serta dalam rombongan tersebut, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Sumenep, Abdul Hamid Ali Munir dan Kepala Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep, Moh Ramli.

Komandan Kodim (Dandim) 0827 Sumenep, Letkol Inf. Nur Cholis, A.Md Md dan Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Sumenep, AKBP Rahman Wijaya, juga mendampingi Bupati dalam agenda tinjau Pilkades serentak.

Bupati Fauzi menjelaskan, bahwa pihaknya sengaja mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pilkades, hanya ingin melihat secara langsung kesuksesan pelaksanaannya, karena persiapannya sudah dilakukan secara maksimal oleh pihak-pihak terkait, baik tingkat Kabupaten hingga Desa

“Sejauh ini, pelaksanaan Pilkades aman terkendali. Hal ini juga menjadi harapan masyarakat Sumenep dan Kami sebagai penanggung jawab atas suksesi Pilkades tahun ini”, jelasnya, saat diwawancarai jurnalis madurapers.com, Kamis (25/11/21).

BACA JUGA:  Akhirnya Berkas Tipikor Gedung Dinkes Sumenep Dilimpahkan Kepada Kejari

Ditanya soal pelaksanaan Pilkades yang digelar dalam masa pandemi Covid-19, pihaknya menegaskan bahwa sudah mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) yang ketat.

“Meskipun masih pandemi, pelaksanaan Pilkades tetap menerapkan Prokes. Setiap panitia sudah melengkapi peralatan Prokes, seperti masker, hand sanitizer, dan tempat cuci tangan”, tegasnya.

Bupati berharap, para pendukung calon pada saat Pilkades ini selesai dan ada penentuan pemenangnya, maka seluruh masyarakat haru menjadi satu kembali.

“Setelah Pilkades selesai. Siapapun yang menjadi pemenangnya, harus mengikuti dan menerima keputusan yang ada. Lebih-lebih para pendukung calon, tidak boleh ada provokasi-provokasi”, pintanya.

Pihaknya menganggap, bahwa pelaksanaan Pilkades serentak tahun ini adalah satu-satunya Pilkades saat ini lebih savety, aman, dan jurdil.

“Setiap TPS sudah ada saksinya dua orang. Artinya untuk melakukan kecurangan itu sulit. Satu calon dua saksi itu bisa bergantian, dalam penghitungan pun juga dijaga di TPS yang terpisah-pisah”, paparnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Rahman mengungkapkan bahwa terkait keamanan Pilkades khususnya di kepulauan sudah diantisipasi dan diatur dengan sedemikian rupa sebelum pelaksanaan pemilihan.

BACA JUGA:  Capaian Program KB di Sumenep Masih Nihil, Begini Kata Dinas KB

“Personel yang melakukan pengamanan di kepulauan, sudah mulai hari Sabtu (20/11/21) alias H-5 semuanya bergeser ke kepulauan”, ungkapnya.

Sebanyak 4.035 personel, lanjut Rahman, akan disiagakan untuk tahap pemungutan dan penghitungan suara di 84 Desa, dengan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) sebanyak 661, dari 27 Kecamatan yang ada, baik Kepulauan maupun daratan.

“Sebanyak 4.035 personil itu, terdiri dari Polri 2.361 orang, TNI 352 orang, dan Linmas sebanyak 1.322 orang”, tendasnya.

Tinggalkan Balasan