Hikmah  

Cara Berpikir Positif dan Dewasa

Aa Gym
Aa Gym (Sumber: Kanal YouTube Media Dakwah Hikmah TV, 2020)

Bangkalan – Setiap manusia tentu ingin hidup bahagia. Untuk itu manusia akan selalu berusaha meraih keinginannya tersebut. Namun, tidak semua orang sukses meraihnya, sehingga membuatnya cemas, stres, dan bahkan depresi.

Dalam banyak kasus kondisi ini disebabkan karena pikiran negatif yang muncul akibat pengalaman yang tidak menyenangkan. Untuk mengatasi hal tersebut, maka berpikirlah positif agar hidup tidak cemas, stres, dan depresi.

Lalu, pertanyaannya bagaimana cara berpikir positif dan dewasa? Berikut penjelasan Ustadz Abdullah Gymnastiar yang dilansir Madurapers dari kanal YouTube Media Dakwah Hikmah TV.

Aa Gym, sebutan akrab Ustadz Abdullah Gymnastiar, menjelaskan dengan mengutip Al-Qur’an surat Al-Hujuraat (Kamar-kamar) ayat ke-12 Allah berfirman: “ … jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa … .”

Orang yang berburuk sangka tersebut menurut Aa Gym dalam hadist disebut dengan akdzabul hadist. Jadi, hati-hati, jangan berprasangka buruk pada orang lain! Hal ini karena jika prasangka buruk itu benar, maka tidak ada pahalanya. Sebaliknya, jika prasangka buruk tersebut salah, maka itu (prasangka buruk tersebut) menjadi dosa.

BACA JUGA:  Membaca Tanda-tanda Petunjuk Jodoh Menurut Al-Qur’an

Jadi, marilah kita mencari seribu alasan untuk berbaik sangka kepada orang lain (orang yang beriman)! Misal ada orang yang membuang angin (mengentut) di majlis taklim (pengajian), kita harus bersangka baik bahwa orang tersebut tidak ada niat untuk buang angin.

Tidak mugkin orang yang jauh-jauh datang ke pengajian (majlis taklim) hanya untuk mengentut di majlis taklim. Oleh karena itu, jangan membuka aib orang lain.

Sikap seperti ini pernah dipraktekkan oleh Imam Hatim Al-asham (ulama besar dari Khurasan, Iran) dengan berpura-pura tuli saat ada seorang ibu kentut sedikit keras dihadapannya, sehingga ibu tersebut terhindar dari malu. Dari peristiwa tersebut, beliau mendapatkan julukan Al-Asham (yang tuli).

Menurut Aa Gym, hidup cuma sebentar untuk apa berburuk sangka pada orang lain. Oleh karena itu, rasanya sayang waktu kita digunakan untuk hal-hal yang tidak disukai (berburuk sangka) oleh Allah S.W.T.

Tinggalkan Balasan