Masalah ketepatan jadwal keberangkatan dan kepulangan jemaah juga mendapat perhatian serius. “Kami minta Garuda Indonesia dan Saudi Airlines memperbaiki manajemen operasional agar tidak merugikan jemaah,” tegas Abidin.
Komisi VIII DPR RI juga mendorong peran aktif Kanwil Kemenag dalam membina dan mendidik jemaah. Edukasi dan kesiapan administratif dinilai penting untuk keberangkatan yang tertib.
Rapat ini merupakan bagian dari upaya pengawasan persiapan haji oleh Komisi VIII DPR RI. DPR ingin memastikan pelaksanaan haji berjalan lancar dan aman.
Mereka berkomitmen mengawal seluruh tahapan agar jemaah mendapatkan pelayanan optimal. Kenyamanan dan keselamatan jemaah menjadi prioritas utama.
