Pamekasan – Ribuan warga memadati gudang induk tembakau di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Minggu (12/4/2026), untuk menyambut kedatangan CEO Bawang Mas Group, H. Khairul Umam atau yang akrab disapa Haji Her, usai memenuhi undangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa hari sebelumnya.
Antusiasme masyarakat tampak tinggi. Warga dari berbagai wilayah datang tanpa mobilisasi resmi, mengaku hadir atas inisiatif pribadi sebagai bentuk dukungan moral terhadap sosok pengusaha tembakau tersebut.
Tak sekadar penyambutan, kegiatan itu juga diisi dengan doa bersama yang melibatkan para petani tembakau.
Doa tersebut menjadi simbol harapan kolektif menjelang musim tanam, sekaligus mempererat hubungan antara pelaku usaha dan petani di Madura.
Dalam sambutannya, Haji Her menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan masyarakat.
Ia menegaskan komitmennya untuk tetap berpihak pada petani tembakau di tengah dinamika yang dihadapi sektor tersebut.
“Terima kasih atas kehadiran masyarakat dan para petani Madura. Saya akan tetap berdiri untuk petani tembakau Madura,” tegasnya di hadapan massa.
Momentum ini tidak hanya menunjukkan kuatnya relasi sosial antara pengusaha dan petani, tetapi juga menjadi sinyal bahwa sektor tembakau di Madura memiliki basis dukungan yang solid di tingkat akar rumput.
Di tengah sorotan publik pasca pemanggilan oleh KPK, dukungan terbuka dari masyarakat tersebut sekaligus memperlihatkan posisi Haji Her sebagai figur yang memiliki pengaruh signifikan dalam ekosistem tembakau lokal.
