Artinya, menurut dia, kesuksesan laki-laki dan perempuan karena adanya ko-eksisten antarkeduanya dan menjadi sukses dalam kehidupannya karena pro-eksistensi antarkeduanya melalui kerjasama kontruktif dan produktif.
Karena jelas begitu realitas sosialnya, Mashuri mengajak, Mari bersama-sama, secara kolektif kita tempa kesetaraan perempuan. Patahkan bias gender yang ada di komunitas, tempat kerja, lembaga pendidikan, dan ruang publik lainnya!
Kebersamaan ini menjadi jalan kebebasan perempuan dari bias gender, yang selanjutnya laki-laki dan perempuan bisa berkolaborasi dalam suka dan duka di pelbagai bidang kehidupan.
Sukses kehidupan laki-laki juga karena mitra perempuannya. Sebaliknya, kesuksesan perempuan juga demikian. Laki-laki dan perempuan bagaikan dua sisi mata uang dalam kinerja kehidupan sosial, politik, ekonomi, budaya, dan kehidupan lainnya, ungkap aktivis sosial politik ini.
