Keenam, dilapangkan rezeki di dunia dan akhirat. Hal ini disebutkan dalam Al-Qur’an (Q.S. al-Hajj: 50; ath-Thalaaq: 11) dan hadits Nabi Muhammad s.a.w (H.R. Muslim 2.808).
Ketujuh, sebagai penghapus dosa dan kesalahan serta memperbaiki perilaku. Hal ini disebutkan dalam Al-Qur’an (Q.S. Muhammad: 2).
Kedelapan, diberi pahala sempurna terus berlipat menjadi berlipat-lipat. Hal ini disebutkan dalam Al-Qur’an (Q.S. an-Nisaa’: 173; Thahaa: 112; al-An’aam: 160) dan hadits Nabi Muhammad s.a.w (H.R. Muslim 129).
Kesembilan, dimasukkan ke dalam rahmat Allah serta meraih keberuntungan. Hal ini disebutkan dalam Al-Qur’an (Q.S. al-Jatsiyah: 30).
Kesepuluh, akan mengeluarkan dirinya dari kegelapan menuju cahaya yang terang benderang. Hal ini disebutkan dalam Al-Qur’an (Q.S. ath-Thalaaq: 11).
Kesebelas, akan diteguhkan dan dijadikan khalifah di muka bumi. Hal ini disebutkan dalam Al-Qur’an (Q.S. an-Nuur: 55).
Kedua belas, meraih pahala besar serta kebaikan yang tidak terputus. Hal ini disebutkan dalam Al-Qur’an (Q.S. al-Israa’: 9; al-Kahfi: 2; al-Tiin: 6).
Ketiga belas, akan ditambah oleh Allah azza wa jalla karunia serta hidayah-Nya. Hal ini disebutkan dalam Al-Qur’an (Q.S. ar-Ruum: 45; as-Syuura: 26; Yunus: 9).
Itulah 13 (tiga belas) keutamaan amal shaleh menurut pandangan Syaikh Amin bin Abdullah asy-Syarqawi. Jika sudah paham, tunggu apa lagi, yuk beramal shaleh!.
