Meskipun Meninggal Dunia, Cakades Ini Menang di Pilkades Sumenep

Stiker Cakades Rudiyanto yang beredar sebelum menghembuskan meninggal dunia (Sumber Foto : Istimewa)

Sumenep – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2021 di Kabupaten Sumenep ada yang berbeda. Seyogyanya kemenangan Calon Kades (Cakades) disambut dengan syukur, tapi tidak dengan Pilkades di Desa Rubaru, Kecamatan Rubaru.

Cakades nomor urut 03 atas nama Rudiyanto unggul dalam Pilkades Rabaru yang digelar Kamis (25/11/21) kemaren. Padahal, Cakades Rudiyanto telah meninggal dunia jauh sebelum pelaksanaan pemilihan Pilkades.

Meskipun telah tiada, Rudiyanto mendapat banyak dukungan dari masyarakat setempat, hingga mengungguli dua cakades lainnya dengan raihan 1.344 suara.

Sedangkan Cakades Nomor Urut 01 atas Nama Abd Latip, memperoleh 31 suara. Dan Cakades Nomor Urut 02 Moh. Munandar mendapat 1.005 suara.

Informasi yang dihimpun oleh jurnalis madurapers.com, Rudiyanto diketahui sebagai Cakades incumbent yang menghembuskan nafas terakhir malam hari Raya Idul Adha, Selasa (20/11/21).

Ketua Panitia Pilkades Rubaru, Ach. Imam Basir mengatakan, sebelum meninggal dunia. Rudiyanto sudah ditetapkan sebagai Cakades Rubaru bersama dengan dua Cakades lainnya oleh Panitia Pilkades Rubaru.

“Saat pengambilan nomor urut Cakades. Rudiyanto mendapat nomor urut 03. Sedangkan nomor urut 01 atas nama Cakades Abd Latip. Cakades nomor urut 02 atas nama Moh. Munandar”, jelasnya, saat dikonfirmasi melalui sambungan selulernya, Jumat (26/11/12).

BACA JUGA:  Bupati Fauzi Beberkan Manfaat 2 Program Unggulan Pemkab Sumenep

Menurut Imam, partisipasi pemilih mencapai 75% dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 2.712 pemilih. Sedangkan jumlah pemilih yang hadir yang menggunakan hak pilihnya sebanyak 2.403 Orang.

“Hasil rekapitulasi jumlah suara sah sebanyak 2.380 suara. Sedangkan suara tidak sah sebanyak 23 suara”, rincinya.

Masyarakat yang tidak hadir, lanjut Imam, ada yang meninggal dan di luar kota, bahkan ada yang sakit.

“Kalau yang tidak sakit alhamdullillah masyarakat masih sangat antusias untuk menggunakan hak pilihnya”, syukurnya.

Imam Basir menyampaikan terima kasih atas peran serta pihak TNI-Polri, Forkopimka dan Tokoh masyarakat serta semua pihak yang terus bersinergi dengan panitia serta berbaur dengan masyarakat untuk suksesnya pelaksanaan Pilkades Rubaru.

“Saya atas nama panitia mengucapkan banyak terima kasih banyak kepada semua pihak yang sudah mendukung suksesnya pagelaran pesta demokrasi Pilkades Rubaru 2021. Alhamdulillah berjalan aman, lancar dan kondusif,” pungkasnya.

Sementara itu, salah seorang kerabat terdekat Cakades nomor urut 03, Massuri mengatakan, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Desa Rubaru yang telah berjuang mensukseskan almarhum sebagai Calon Kades yang meraup suara terbanyak pada kontestasi pilkades serentak tahun 2021 ini.

BACA JUGA:  Polres Sumenep Minta Debt Colector Lebih Humanis

“Alhamdulillah masyarakat tetap kokoh dalam kerangka kebersamaan berada di barisan almarhum Rudiyanto. Hal itu yang terbangun sejak almarhum masih ada, dan ini dapat kita saksikan dengan perolehan suaranya yang cukup besar,” kata Massuri.

Menurutnya, kemenangan Almarhum yang merupakan calon incumbent menjadi bukti nyata jika beliau adalah orang yang baik dan jasa-jasanya selama menjabat sebagai kepala desa selama 1 periode sebelumnya tidak dilupakan oleh masyarakat.

“Kebaikan beliau dan tim yang solid adalah menjadi kunci kemenangan almarhum Rudiyanto,” tandasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (DPMD) Sumenep, Moh. Ramli, mengatakan meskipun Rudiyanto telah unggul dalam Pilkades Rubaru, Cakades bersangkutan tidak bisa dilantik karena sudah meninggal dunia.

“Pilkades Rubaru dapat dikatakan gagal dan perlu dilakukan pemungutan suara ulang pada pilkades tahun berikutnya”, ungkapnya.

Secara otomatis, tegas Ramli, Bupati Sumenep akan menunjuk Penanggung Jawab (PJ) sebagai pengganti sampai pelaksanaan Pilkades tahun depan.

“Kebijakan tersebut berdasarkan Undang-undang nomor 6 PP 43 Perbup 54 tahun 2019 dan Perbup 15 Tahun 2021 tentang Pemilihan Pilkades serentak di Kabupaten Sumenep,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Viral Video Mesum Yang Diduga Mantan Pegawai Bank BCA, Begini Tindakan Polres Sumenep

Tinggalkan Balasan