Pelaksanaan PAW 2 Desa di Sampang Ditunda

Ilustrasi (anaf-madurapers)

Sampang – Situasi pandemi Covid-19 tidak hanya berimbas pada pelaksaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2021. Namun, rencana Pemilihan Antar Waktu (PAW) dua Kepala Desa di Sampang juga tertunda, Rabu (11/08/2021).

Dua desa yang akan menggelar PAW antara lain Desa Bancelok, Kecamatan Jrengik dan Desa Tamberu Daya, kecamatan Sokobanah, kabupaten Sampang.

Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sampang, Chalilur Rahman melalui Kepala Bidang Bina Pemdes, Irham Nurdayanto mengatakan dengan terbitnya SE Mendagri nomor 141/4251/SJ tanggal 9 Agustus 2021, tentang penundaan gelaran pilkades/ PAW seluruh Indonesia, tidak terkecuali di Sampang juga ditunda.

“Roda kepemimpinan di dua desa tersebut saat ini dijalankan oleh Pejabat (Pj) Kepal Desa,” tutur Irham saat diwawancara melalui via pesan WhatsApp.

Pihaknya mengaku masih menunggu keputusan Mendagri lagi untuk menggelar PAW di dua desa tersebut.

“Saat ini penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1 – 4 masih berlanjut. Dari itu penggelaran Pilkades dan PAW ditunda, agar tidak terjadi peningkatan angka kasus Covid-19. Sehingga pelaksanaan PAW di dua desa tersebut masih menunggu keputusan Mendagri lagi,” Tandasnya.

BACA JUGA:  ASN di Sumenep Diangkat Tak Melalui Aturan, BKPSDM Tutup Mulut

Perlu diketahui, pada tahun 2019 Desa Bancelok, Kecamatan Jrengik dan desa Tamberu Daya, kecamatan Sokobanah, kabupaten Sampang mengikuti penggelaran Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak. Pemenang dari Pilkades tersebut dilantik pada Januari tahun 2020, priode 2020 – 2026.

Setelah setahun menjabat, kedua Kepala Desa tersebut meninggal dunia. Sehingga perlu digelar Pemilihan Antar Waktu (PAW) Kepala Desa, agar tidak terjadi kekosongan jabatan berkepanjangan.

 

Tinggalkan Balasan