Lebih lanjut, dirinya mengungkapkan bahwa rogram kolaborasi PT Garam dengan Muslimat tersebut dapat meningkatkan penjualan garam konsumsi merek ‘Segitiga-G’ yang telah diprodyksi sejak tahun 1975 yang lalu.
“Merek Segitiga-G kita berharap semakin dikenal oleh masyarakat sebagai garam berkualitas,” katanya menegaskan.
Manfaat dari program kolaborasi PT Garam dengan Muslimat NU ini, kata Widhy Hartono, masyarakat agar mendapatkan garam yang sehat yang sesuai dengan standar.
Selain itu, mendukung Muslimat NU dalam mewujudkan salah satu misi nya, yaitu meningkatkan ekonomi umat atau ekonomi kerakyatan pada umumnya.
“Membantu petani garam lokal karena bahan baku yang digunakan oleh PT Garam adalah garam hasil produksi lokal (bukan garam impor),” katanya menjelaskan.
Atas prestasi tersebut, kedepannya pihak PT Garam sendiri akan terus menguatkan kolaborasi dengan Muslimat NU, dan akan dikembangkan kolaborasi dengan organisasi dan komunitas lain.
“Khusus Muslimat NU, PT Garam telah melaunching merek special Segitiga-G warna Hijau sebagai ciri khas Muslimat NU, sehingga bisa dipasarkan di Cabang dan ranting Muslimat NU,” pungkasnya.
