“S (45), telah lama menjadi incaran kami. Ia adalah Target Operasi (TO) Satresnarkoba Polres Sampang,” kata Andri.
Menurutnya, setelah ditangkap, S terbukti memiliki narkoba berjenis sabu, diperjalanan S meronta-ronta dan tiba-tiba sesak nafas.
“Setelah sesak nafas, kami larikan ke Puskesmas Ketapang. Sekitar 15 menit dirawat disana, nyawanya tidak tertolong. Menurut keterangan Tenaga Kesehatan (Nakes), S terkena serangan jantung. Jadi tidak ada unsur penganiayaan,” jelasnya.
Sementara, Kepala Puskesmas Ketapang saat dihubungi oleh media madurapers.com enggan merespon, pihaknya hanya menjawab dengan pesan singkat. “Maaf Pak, istri saya istirahat karena habis operasi tadi siang, kondisinya masih pusing efek obat bius,” tulisnya, singkat suami Kepala Puskesmas Ketapang tersebut, melalui pesan WhatsApp.
