
“Soal video ada yang tidur di lantai juga sudah kami tanyakan langsung ke warga, ternyata atas kemauan sendiri,” ujarnya.
Adapun Mathur Husairi dari partai PBB, menyarankan agar gedung bekas BPWS itu diluaskan fungsinya menjadi rumah sakit darurat.
“Per hari ini pasien OTG bertambah 21 orang, yang sudah ada di karantina 351 orang. Kapasitas bed yg ada 360, Harapan saya gedung BPWS ini selain untuk karantina juga bisa buat RS lapangan (darurat) karena pasien covid dengan gejala berat bertambah dan Kapasitas RSUD Bangkalan full,” pungkasnya.
Para anggota DPRD Jatim itu juga meminta agar ada proses tracing terhadap famili yang ada di rumah. Takutnya nanti ada yang positif dan bisa dilokalisir, sehingga imbasnya bisa ditinjau kembali tidak perlu adanya penyekatan untuk swab di Suramadu.
