Ukraina merupakan salah satu negara besar di Benua Eropa. Peringkatnya di Benua Biru, julukan untuk Benua Eropa, negara ini posisinya terbesar kedua. Luasnya hanya kalah dengan negara Rusia. Luas wilayahnya mencapai 603,500 km2, dua kali lipat dari luas wilayah negara Italia.
Negara ini secara geografis berbatasan dengan Laut Hitam dan Laut Azov dan negara-negara di Eropa Timur. Negara tersebut adalah Belarusia, Hongaria, Moldova, Polandia, Rumania, Rusia, dan Slovakia. Di bagian timur dan timur-laut berbatasan dengan Rusia, di barat-laut berbatasan dengan Belarusia, di barat berbatasan dengan Polandia dan Slovakia, di barat-daya berbatasan dengan Hongaria, Rumania, dan Moldova, di selatan berbatasan dengan Laut Hitam, dan tenggara berbatasan dengan Laut Azov.
Meski wilayahnya luas, tapi populasi penduduknya kecil dibandingkan dengan negara-negara Eropa lainnya, seperti Jerman dan Perancis. Jumlah penduduknya terkini sekitar 40 jutaan dengan kepadatan penduduknya hanya sebesar 75/km2.
Penduduk Ukraina mayoritas merupakan penduduk asli, sisanya penduduk dari Rusia, Belarusia, dan Maldova. Kebanyakan dari mereka menganut agama Kristen Ortodoks dan sisanya beragama Yahudi, Islam, dan lainnya.
Ukraina memiliki sumber daya alam (SDA) yang melimpah. Hal ini karena negara ini memiliki daratan yang subur. SDA tersebut yang dihasilkan, seperti biji bunga matahari, gandum, biji besi, batu bara, mangan, gas alam, minyak bumi, garam, belerang, grafit, titanium, magnesium, kaolin, nikel, raksa, dan kayu.
Namun demikian, negara ini mengalami masalah dengan lingkungan dan politiknya. Permasalahan lingkungan, seperti penggundulan hutan, pencemaran lingkungan dan air, dan kontaminasi radiasi nuklir. Sedangkan masalah politik yang tak kunjung reda adalah konflik politik internal Ukraina yang didukung negara-negara lain dari Eropa dan Amerika. Konflik ini, sejak merdeka 1991, terjadi sejak tahun 2004 pasca pemilihan presiden dan puncaknya invasi militer Rusia tahun 2022.
