“Harapannya, kedepan semoga mahasiswa Sumenep saling bahu membahu untuk kemudian memberikan perubahan yang nyata bagi kehidupan sosial masyarakat Kabupaten Sumenep,” tambahnya.
Selain itu, Nur Hayat juga mengungkapkan bahwa gerakan yang akan dilakukan oleh pihaknya selama periode 2021-2022, tidak hanya akan berkutat pada satu topik kawalan saja. Melainkan terdapat banyak hal, seperti pendidikan, energi, ekonomi, kesehatan, agama, budaya, sosial dan politik.
“Saya akan bentuk tim kajianĀ khusus, yang bertugas membahas isu di Kabupaten Sumenep, mulai dari pendidikan, energi, ekonomi, kesehatan, agama, budaya, sosial dan politik,” jelas pria yang biasa disapa Hayat ini.
Terlebih dari itu, Hayat juga menegaskan bahwa rumusan kebijakan Pemkab Sumenep, sangat perlu untuk dipertimbangkan kembali. Sebab menurutnya, pembangunan yang berorientasi pada kepentingan rakyat harus menjadi prioritas utama.
“Pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat atau rakyat harus menjadi penanganan utama,” tandasnya.
