Jangan sampai PPP habis (tidak didukung rakyat, red.) karena kita salah mengambil keputusan. Jika partai (PPP, red.) habis, maka kita (Pengurus PPP, red.) berdosa.
“Kader PPP incumbent jangan dirubah atau di buang, karena modal kursi utama adalah incumbent. Jangan ada PAW, jika tidak berkaitan dengan hukum (pelanggaran hukum, red.),” tuturnya.
Kader PPP yang sudah menjadi anggota DPRD, jangan sampai digeser oleh orang baru, yang belum jelas dedikasinya. “Agar partai tidak menjadi korban,” tegas Waketum DPW PPP Jatim Musyafak Noer.
“Seharusnya partai politik fokus untuk konsolidasi dan persiapan pemenangan. Bukan malah disibukkan dengan hal-hal (PAW, red.) yang merugikan partai secara keseluruhan,” pungkasnya.
