Lebih lanjut, pimpinan OPD yang kerap blusukan ke petani-petani itu menjelaskan bahwa panen rosela tak hanya terlaksana di Kecamatan Ambunten saja, melainkan di sejumlah kecamatan lainnya.
“Ini serentak, panen rosela juga serentak dilakukan di kecamatan lainnya, seperti di Kecamatan Rubaru, Kecamatan Ganding, dan Kecamatan Guluk-Guluk,” katanya merinci.
Dikonfirmasi terpisah, Koordinator Penyuluh (Koorluh) Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Ambunten Moh. Hafidi, dari petani di enam desa yang menanam rosela ini, produktivitas panennya mencapai 3 ton per hektare.
“Adapun enam desa tersebut di antaranya adalah Desa Ambunten Tengah dengan luas tanam 0,25 hektare, Desa Keles 0,25 hektare, Desa Bukabu 0,25 hektare, Desa Tambaagung Ares 0,125 hektare, Desa Ambunten Timur 0,375 hektare, dan Ambunten Barat 0,125 hektare,” tukasnya.
