Sebelumnya, Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sumenep telah memanggil Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk membahas progres peningkatan PAD. Dalam rapat tersebut, Banggar menyoroti grafik PAD yang masih stagnan dan mendorong agar target minimal Rp350 miliar bisa tercapai.
“Kami akan melakukan evaluasi pada bulan April mendatang untuk melihat sejauh mana progres peningkatan PAD yang sudah dicapai,” tambahnya.
Menurut Dul Siam, Sumenep memiliki potensi besar yang belum tergarap secara maksimal, salah satunya di sektor pariwisata. Dengan optimalisasi pengelolaan destinasi wisata, peningkatan investasi daerah, serta inovasi dalam pengelolaan sumber pendapatan, ia meyakini PAD Sumenep bisa meningkat secara signifikan.
“Dibutuhkan lompatan besar untuk menggali potensi daerah yang ada. Jika kita serius meningkatkan PAD, maka ketergantungan terhadap dana pusat bisa dikurangi, sehingga Sumenep lebih mandiri secara fiskal,” pungkasnya.
