Dua Kali Mangkir dari Rapat DPRD, Pansel Bank Jatim Dituding tak Transparan

Admin
Bank Jatim yang beralamat di Jl Taman Putro Agung No 8, Surabaya
Bank Jatim yang beralamat di Jl Taman Putro Agung No 8 Surabaya (Sumber Foto: Istimewa).

Ketidakhadiran Ketua Tim Pansel, Muhammad Nuh, dalam rapat penting bersama Komisi C DPRD Jatim menambah kekecewaan. Padahal, rapat tersebut digelar sebagai bentuk pertanggungjawaban dan transparansi kerja Pansel kepada publik.

“DPRD Jatim ini representasi rakyat. Masyarakat berhak tahu siapa saja anggota Pansel, serta siapa saja calon Komisaris dan Direksi yang sudah mendaftar. Jangan ada yang disembunyikan,” ujar Hairullah yang juga akrab disapa Mas Ilung.

Ia pun menegaskan pentingnya keterbukaan sebagai bagian dari kontrol publik. Menurutnya, transparansi akan mencegah kembalinya figur-figur bermasalah ke kursi manajemen bank milik rakyat Jawa Timur tersebut.

“Kalau begini terus, saya sarankan kepada beberapa pemerintah kabupaten yang sudah punya Bank Daerah sendiri, untuk memindahkan saja dana dan transaksi mereka ke bank milik daerah masing-masing. Jangan sampai Bank Jatim jadi tempat kepentingan yang tidak sehat,” pungkasnya.