“Untuk itulah, pilar-pilar sosial ini mendukung kebijakan pemerintah daerah dalam rangka mengatasi persoalan kemiskinan, serta peningkatan angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Sumenep,” tutur Wakil Bupati (Wabup).
Pilar-pilar sosial merupakan relawan berbasis masyarakat yang bermitra dengan pemerintah, dalam mengimplementasikan berbagai agenda pembangunan kesejahteraan sosial.
Di antaranya Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Karang Taruna (KT), Taruna Siaga Bencana (Tagana), Pendamping PKH, dan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) yang tersebar di Kabupaten Sumenep.
“Kami mengharapkan, program Pemerintah Kabupaten Sumenep di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), mampu mewujudkan tantangan masyarakat yang maju dan berakhlak mulia,” tandas Wakil Bupati Dewi Khalifah.
Sementara itu, Kepala DP3A Sumenep Achmad Zulkarnaen kegiatan pengajian dan penguatan bimbingan sosial terhadap para pelaksana pilar-pilar sosial Kabupaten Sumenep, menghadirkan penceramah agama KH. Musleh Adnan, Pengasuh Pondok Pesantren Nahdlatut Ta’limiyah Kabupaten Pamekasan.
“Para pilar sosial setelah siraman rohani ini, lebih bersiap diri dan meningkatkan profesionalitas dalam bekerja, sesuai tugas dan tanggung jawabnya untuk pengabdian kepada masyarakat,” tandasnya.
