Menambah khidmatnya peringatan Harlah tersebut, Ketua Komisariat STKIP PGRI Bangkalan, Imam Bukhori, hadir dan mengingatkan pentingnya kesungguhan dalam berproses. Ia meyakini bahwa kader PMII hari ini adalah pemegang estafet kepemimpinan masa depan.
“Jangan pernah remehkan proses. Dari sinilah lahir pemimpin yang tangguh, berintegritas, dan visioner. PMII adalah kawah candradimuka bagi para pejuang intelektual dan sosial,” ujarnya lantang.
Peringatan ini tak sekadar seremoni, tetapi menjadi ruang kontemplasi kolektif atas jejak perjuangan dan arah masa depan. Dengan dihadiri para alumni, tokoh masyarakat, dan kader aktif, acara ini turut diramaikan oleh penampilan seni budaya dan sesi refleksi sejarah, menjadikan momentum ini sarat makna dan nilai kebersamaan lintas generasi.
Di tengah tantangan global dan derasnya arus pragmatisme, PMII tetap setia pada nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan keilmuan.
Satu dekade bukanlah akhir, melainkan pijakan untuk melangkah lebih jauh. PMII Rayon Sunan Cendana telah membuktikan bahwa sejarah bukan hanya untuk dikenang, tetapi untuk diperjuangkan dengan semangat yang terus menyala, dalam waktu yang terus berjalan, menuju tujuan yang terus diperjuangkan.
