Jatim akan Dapat Tambahan Kuota Pupuk Subsidi dari Pemerintah

Madurapers
Anggota Komisi B DPRD Jatim, Subianto, ketika serap aspirasi di Kediri (Sumber foto: Kominfo Jatim, 2024).
Anggota Komisi B DPRD Jatim, Subianto, ketika serap aspirasi di Kediri (Sumber foto: Kominfo Jatim, 2024).

Subianto optimis bahwa dengan adanya tambahan kuota impor pupuk, Jawa Timur akan menerima tambahan alokasi pupuk subsidi. Saat ini, kuota pupuk subsidi untuk Jatim hanya 900.000 ton, yang terdiri dari pupuk urea sebanyak 574.347 ton dan NPK sebanyak 389.357 ton.

Insya Allah, Jawa Timur akan ada tambahan yang saat ini alokasinya hanya sekitar 900.000 ton. Ini ada tambahan dari 2,5 juta ton,” ucapnya.

Subianto berjanji akan terus mendorong pemerintah, terutama kepada presiden yang baru nanti, agar ada tambahan kuota pupuk lagi. Hal ini dikarenakan untuk mencapai swasembada pangan, pemerintah Indonesia harus menjamin ketersediaan pupuk sesuai kebutuhan para petani.

“Komisi B berusaha, bagaimana kebutuhan 9,5 juta ton itu terpenuhi, karena kalau tanpa dukungan pemerintah pusat atau DPR pusat, alokasi pupuk tidak akan bisa terpenuhi, dan kita yakin kalau pupuknya keluar swasembada tidak akan tercapai,” pungkasnya.