Hikmah  

Ludah Memiliki Segudang Manfaat bagi Manusia

Redaksi
air liur
Foto Air Ludah (Sumber: Liputan 6)

Temuan ini secara parsial sesuai dengan Islam. Ketika orang sakit dianjurkan membasahi tangan dengan ludah, lalu ditempelkan ke tanah dan tanah yang menempel di tangan kemudian diusapkan ke bagian tubuh yang terasa sakit. Kemudian berdoa: “Dengan menyebut nama Allah S.W.T., dengan debu di bumi kami, dan dengan sebagian ludah kami, semoga sembuhlah penyakit dengan izin Rabb (Tuhan) kami.”

Selain menjadi obat penyakit luar, ludah dapat menjadi obat saat mendapatkan gangguan. Apakah gangguan ringan saat shalat, seperti lupa membaca ayat, dan gangguan lainnya.

Ketika itu terjadi, masyarakat pada waktu itu (periode Nabi Muhammad s.a.w) disunnahkan meludah ringan kea rah kiri sebanyak tiga kali. Hal ini karena sesungguhnya ada setan yang bernama Khanzab/Khinzip yang mengganggu kita dalam shalat.

Oleh karena itu, meludah ringan kea rah kiri sebanyak tiga kali dan membaca isti‘adzah: “Aku berlindung kepada Allah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui dari gangguan setan yang yang terkutuk, dari kegilaannya, kesombongannya, dan nyayiannya yang tercela.”

Selain itu, ludah juga disunnahkan digunakan saat mengalami mimpi buruk dan memiliki bayi yang baru lahir.

Ketika mengalami mimpi buruk, umat Islam dianjurkan untuk meludah ringan ke arah kiri dan membaca isti‘adzah. Ketika memiliki bayi yang baru lahir disunnahkan untuk di tahnik. Yakni, mengunyah kurma dan kemudian kurma itu diambil dengan telunjuk untuk dijejali ke mulut anaknya sehingga anak itu dapat mengecapnya.

Namun, metode ini harus dilakukan dengan hati-hati dengan pertimbangan medis, apalagi di masa pandemi Covid-19. Hal ini agar tidak menularkan penyakit ke anak kita.