Masyarakat Sipil dan Media Berperan Besar dalam Perkembangan Demokrasi Indonesia

Hasyim Asy'ari Ketua KPU RI bersama peserta Bali Civil Society and Media Forum 2023
Hasyim Asy'ari Ketua KPU RI bersama peserta Bali Civil Society and Media Forum 2023 (Sumber: KPU RI, 2023).

Bali – Masyarakat sipil dan media memberikan kontribusi yang besar dalam perkembangan demokrasi di Indonesia. Sebagai contoh masyarakat mengorganisir dirinya, dan menjadi bagian dari sumber rekrutmen jabatan kenegaraan, Rabu (29/11/2023).

Dilansir dari laman KPU RI, hal tersebut disampaikan Ketua KPU Hasyim Asy’ari saat hadir sebagai narasumber Bali Civil Society and Media Forum 2023 bertema “Can Election Rejuvenate Democracy?” yang diselenggarakan Kementerian Luar Negeri, di Bali, Selasa (28/11/2023).

“Masyarakat sipil dan media telah memberi kontribusi besar dalam perkembangan demokrasi di Indonesia,” kata Hasyim.

Pada kesempatan tersebut, Hasyim memaparkan materi mengenai tahapan pemilu serentak tahun 2024 di Indonesia, dengan poin penting di antaranya tahapan pemilu, jumlah dapil, jumlah TPS, jumlah pemilih, data pemilih tetap (DPT) dalam negeri dan luar negeri, jumlah personel KPU, peserta pemilu partai politik dan calon presiden dan calon wakil presiden, regulasi, masa kampanye, dan data pemilih berdasarkan segmentasi usia.

Menurut Hasyim, pada dunia kepemiluan kehadiran masyarakat sipil dan media juga sangat strategis, bagaimana keduanya membantu menjaga transparansi proses-proses pemilu dari proses pemungutan dan penghitungan suara sampai dengan rekapitulasi dan penetapan pemilu secara nasional.

“Yang pertama ada partisipasi dan kedua ada kompetisi, partisipasi dan kompetisi itu akan kelihatan di dalam pemilu, nah yang namanya partisipasi ini adalah keterlibatan masyarakat dalam berbagai kegiatan kepemiluan,” kata Hasyim.

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Madurapers

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca